Forum Talise Bersaudara Demo Di DPR, Tuntut Tanah

106 dilihat

Ditulis oleh

Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Forum Talise Bersaudara menggelar aksi damai di depan gedung MPR/DPR/ DPD RI di Jl. Gatot Subroto Jakarta. Massa aksi dari kota Palu Sulawesi Tengah, aksi berlangsung mulai dari pukul 09.45 sampai 11.00 wib. Rabu (2/9/2020).

Forum Talise Bersaudara yakni masyarakat kelurahan Talise dan Kelurahan Talise Valangguni Kecamatan Mantikulore Kota Palu propinsi Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa terkait pelaksanaan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) III, masyarakat kami tidak pernah menolak untuk dilaksanakan, karena hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana dan Instruksi presiden RI Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Rehab Rekon Pasca Bencana Gempa Bumi dan tsunami di propinsi Sulawesi Tengah dan wilayah Berdampak Lainnya.

Di hadapan DPR RI kami sampaikan terkait pelaksanaan pembangunan Huntap III dikelurahan Talise, dimana kami butuh bantuan serta kebijaksanaan pemerintah pusat secara adil dan bijaksana karena dari proses sejak awal sebelum terjadinya penggusuran secara sepihak oleh pihak pemerintah kota palu dan PUPR perwakilan propinsi sulawesi tengah terdapat banyak mekanisme, prosedur serta peraturan perundang-undangan dilanggar. Kata korlap aksi Bey Arifin dalam orasinya didepan Gedung DPR RI.

Berbagai upaya telah dilakukan di daerah mulai aksi demonstran hingga hearing/rapat dengar pendapat telah dilakukan di tingkatan pemerintah kota maupun propinsi, hingga saat ini masyarakat belum juga mendapatkan keadilan, lahan terus di gusur tanpa memperhatikan dampak yang dialami oleh masyarakat korban penggusuran, tanah yang telah dikelola secara turun temurun sejak tahun 60 an. Kata Wakorlap aksi Fadlan Ketua Bidang Tata Kelola Pemerintahan PBHR Sulteng

Forum Talise Bersaudara menuntut, agar kembalikan tanah kami yang telah di gusur dan mohon kebijakan pemerintah untuk mengeluarkan alas hak atas tanah masyarakat. (Prasetyo).

 

Sumber: Berdaulat.id

Tinggalkan Komentar