Hidayat Inginkan Huntap Tondo Contoh Kawasan Permukiman Terbaik Kota Palu

142 dilihat

Ditulis oleh

Walikota Palu Hidayat, menginginkan kawasan hunian tetap (Huntap) di Kelurahan Tondo menjadi suatu contoh kawasan terbaik di Kota Palu bahkan Sulawesi Tengah.

Hidayat di sela-sela penyerahan huntap kepada 20 KK di lokasi Huntap I Kelurahan Tondo blok P Senin, 18 Mei 2020, Hidayat mengatakan, penataan kawasan Huntap Tondo bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia tersebut tertata apik, sehingga layak menjadi percontohan.

Walikota pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah memberikan bantuan Huntap bagi penyintas bencana di Kota Palu.

“Semoga kawasan ini baik Huntap I, II, dan III betul-betul menjadi suatu contoh kawasan terbaik di kota Palu bahkan Sulawesi Tengah, itu harapan kita,” harap Hidayat.

Walikota mengatakan, tahap awal baru 20 KK yang menghuni Huntap karena fasilitas air belum memenuhi kebutuhan 550 KK yang harus dimasukkan.

“Baru 20 KK yang dimasukkan ke Huntap, karena kami mohon maaf, air belum memenuhi kebutuhan 550 KK. Mudah-mudahan dari Kementerian PUPR segera memenuhi kebutuhan air tersebut, karena ini meruapakan kewenangan mereka,” ujarnya.

Sumber air yang sudah ada, katanya yaitu dari Poboya sehingga direncanakan pihaknya akan menurunkan air 20 liter per detik agar Huntap I, II, dan III bisa terpenuhi kebutuhan airnya.

“Kita harap kemarin air dari Vatutela ternyata debit airnya turun karena Palu lagi musim kemarau,” ungkap Hidayat.

Walikota mengatakan kebutuhan air di Huntap sekarang masih dibantu sumur dangkal dengan metode pengeboran. “Saya juga tidak berharap adanya sumur ini sebenarnya, karena banyak sumur dangkal seperti di Huntara itu mulai kering,” katanya.

Wali kota juga mengungkapkan, tidak sedikit penyintas bencana yang sudah meminta agar kunci Huntap mereka diserahkan, walaupun fasilitas airnya belum sepenuhnya terpenuhi.

“Banyak warga yang sudah meminta kunci itu diserahkan, agar mereka bisa menjaga rumahnya masing-masing, karena sudah banyak tangan-tangan jahil dan tidak bertanggungjawab,” ungkapnya. (humas/yusuf)

 

Sumber: Newsurban

Tinggalkan Komentar